Total Quality Management
(TQM) atau Manajemen Mutu Menyeluruh
adalah suatu konsep manajemen yang telah dikembangkan sejak lima puluh tahun
lalu dari berbagai praktek manajemen serta usaha peningkatan dan pengembangan
produktivitas. Cascio (1995 : 20) mengungkapkan bahwa “ penerapan TQM dalam
perusahaan akan membawa perubahan yang menyeluruh termasuk perubahan terhadap
sistem manajemen sumber daya manusia yang menyangkut : komunikasi, suara dan
keterlibatan karyawan, desain pekerjaan, pelatihan, kinerja, pengukuran dan
evaluasi, imbalan, keselamatan dan kesehatan kerja, seleksi/promosi, dan
pengembangan karir.
|
Tujuan
|
:
|
Perbaikan
terus menerus, artinya mutu selalu diperbaiki dan disesuaikan dengan
perubahan yang menyangkut kebutuhan dan keinginan para pelanggan.
Untuk dapat bersaing dan unggul dalam persaingan global dengan mengoptimalkan
kemampuan dan sumber-sumber yang dimiliki perusahaan secara berkesinambungan,
sehingga dapat memperbaiki kualitas barang dan jasa.
|
|
Prinsip
|
:
|
Fokus
pada pelanggan, perbaikan proses dan keterlibatan total.
|
|
Elemen
|
:
|
Kepemimpinan,
pendidikan dan pelatihan, struktur pendukung, komunikasi, ganjaran dan
pengakuan serta pengukuran.
|
Model di atas dibentuk berdasarkan tiga prinsip mutu terpadu
yaitu :
- Fokus kepada pelanggan, baik pelanggan internal maupun eksternal.
- Fokus pada perbaikan proses kerja untuk memproduksi secara konsisten produk yang dapat diterima.
- Fokus yang memanfaatkan bakat para karyawan.
Langkah-langkah TQM
Tingkat kualitas yang diinginkan.
Tingkat kualitas yang ingin dicapai.
Tingkat kualitas kontrol.
Metode peningkatan efisiensi
•
Teknologi:
mesin baru, otomatisasi.
•
Skala
Ekonomis: Pengurangan baiaya melalui peningkatan volume.
•
Restrukturisasi:
Penataan ulang atau pengurangan ukuran (downsizing).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar